Tim Airsoftgun.co.id Mendaki Gunung Burni Kelieten

 

Komentar

Burni Kelieten

Alam adalah keberkahan, sebuah nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk umat manusia. Manusia dapat menikmati alam dengan beragam cara, baik dengan melestarikannya hingga menikmati puncak-puncak pegunungannya.

Tidak hanya olahraga menembak, Airsoftgun Indonesia juga sangat antusias mendukung setiap kegiatan kelestarian alam, termasuk mendaki gunung. Sama seperti olahraga menembak, mendaki gunung juga sangat menjunjung tinggi rasa persaudaraan, toleransi, dan saling membantu. Maka dari itu, Airsoftgun Indonesia terus mengupaya untuk mendukung kegiatan kelestarian alam dalam bentuk materi ataupun moril.

Setelah pendakian gunung Burni Telong oleh tim Airsoftgun Indonesia beberapa waktu lalu, dalam  kesempatan kali ini tim Airsoftgun Indonesia bersama mahasiswa pecinta alam Mahagapa (Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Gajah Putih) melakukan pendakian ke gunung Burni Kelieten (Atau suku Gayo sering menyebutnya Bor Kelieten).

Burni Kelieten berada di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Jika kita memandang dari atas puncaknya, dapat melihat kawasan wisata yang ada di Takengon, khususnya Danau Laut Tawar.

Burni Kelieten berasal dari kata dalam bahasa Gayo adalah Burni artinya Gunung, sedangkan Kelieten artinya kelihatan, jika diterjemahkan maka artinya adalah gunung yang kelihatan.

Burni Kelieten merupakan tempatnya habitat berbagai spesies anggrek. Tentu sebagai penikmat alam, kita hanya boleh menikmati dan memotretnya saja tanpa perlu dipetik dan dibawa pulang. Selain anggrek, terdapat juga bunga-bunga pegunungan yang memiliki warna beragam dan begitu indah. Hal seperti ini lah yang perlu dijaga kelestariannya.

 

Dipuncak Burni Kelieten terdapat pilar yang dibangun tentara Belanda. Namun pilar tersebut saat ini sudah tidak ada lagi. Menurut seorang tokoh pemuda yang kami jumpai, pilar tersebut telah dihancurkan oknum yang mengira dibawah pilar terdapat emas. Padahal pada zaman penjajahan, masyarakat sebagai buruh satu-persatu batu diangkut dari dasar gunung untuk membangun sebuah Pilar. Cerita tersebut diambil dari cerita masyarakat setempat.

Puncak gunung Burni Kelieten memiliki ketinggian sekitar 2930 meter dari atas permukaan laut. Mendaki puncaknya selain membutuhkan nyali besar dan fisik yang kuat, rutenya jalan setapak melintas dengan satu arah dari Air Terjun Mengaya, Kecamatan Laut Tawar.

Tak lengkap rasanya jika pendakian kali ini ditutup dengan menikmari segarnya danau Laut Tawar.

Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Pin on Pinterest0Share on StumbleUpon0Share on Reddit0Share on Tumblr0Share on VKEmail this to someonePrint this page